YPIT Mutiara

Bersegera dalam Kebaikan

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabaraktuh.  

 

Sahabat sehati yg seaqidah dan seiman yang mengharapkan ridha dan hidayah Allah, bersyukur kita kepada Allah atas kesempatan hidup yang Allah karuniakan dengan penuh harap semoga kita bersegera dalam beramal shaleh.

 

Bersegera dalam kebaikan sangat dianjurkan dalam Islam..                               

 

Bisa jadi kesempatan berbuat baik akan terlewatkan jika tidak bersegera. Sebab waktu tak bisa diputar, kesempatan belum tentu datang dua kali. Betapa pentingnya manusia untuk selalu menghargai waktu. Sehingga bisa tergolong orang-orang yang beruntung.

 

Allloh telah berfirman, ” Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang bersegera dalam mengerjakan berbagai macam kebaikan, dan mereka senantiasa berdoa kepada Kami dengan disertai rasa harap dan cemas. Dan mereka pun senantiasa khusyu’ dalam beribadah kepada Kami.” (QS. Al Anbiyaa’ [21] : 90).

 

Keutamaan untuk bersegera dalam kebaikan

 

Dari Abu Hurairah ra. mengatakan bahwa ada seseorang datang kepada Nabi saw. dan bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling besar pahalanya? Beliau menjawab, “Yaitu kamu sedekah sedangkan kamu masih sehat, suka harta, takut miskin dan masih ingin kaya. Dan janganlah kamu menunda-nunda sehingga bila nyawa sudah sampai di tenggorokan (sekarat) maka kamu baru berkata: untuk fulan sekian dan untuk fulan sekian, padahal harta itu sudah menjadi hak si fulan (ahli waris) (H.R. Bukhari dan Muslim).

 

Dari Abu Hurairah ra. bahwasanya Rasulullah saw. bersabda, “Bersegeralah kamu sekalian untuk beramal sebelum datangnya tujuh hal: apakah yang kamu nantikan kecuali kemiskinan yang dapat melupakan, kekayaan yang dapat menimbulkan kesombongan, sakit yang dapat mengendorkan, tua renta yang dapat melemahkan, mati yang dapat menyudahkan segalanya atau menunggu datangnya Dajjal padahal ia sejelek-jelek yang ditungguatau menunggu datangnya hari kiamat padahal kiamat adalah suatu yang sangat berat dan menakutkan. (H.R. Tirmidzi)

 

Hadits-hadits di atas lebih dari cukup sebagai bekal kaum muslim. Pahala tiada terhingga telah menanti siapapun yang bersegera dalam kebaikan menyambut seruan Alloh. Pelajaran berharga dari generasi para sahabat dan sahabiyah bisa dipetik. Tentang bagaimana mereka melaksanakan seruan Alloh dengan amat cepat. Ketika ayat tentang khamr turun, para sahabat dengan segera membuang khamr-khamr yang mereka miliki, bahkan yang telah berada dalam mulut. Sehingga jalanan saat itu berubah seperti sungai. Pun ketika turun ayat tentang kewajiban berjilbab dan berkerudung. Para sahabiyah segera menyambutnya meskipun dengan menjadikan gorden rumah sebagai penutup aurat.

 

Dalam era kekinian, kita pun bisa mengaplikannya dengan mudah. Di zaman serba digital sekarang ini, menuntut ilmu agama sangat mudah. Asal mau saja gampang sekali untuk tahu tentang hukum syara. Pengajian juga bertebaran di mana-mana, di televisi atau di majelis taklim lingkungan tempat tinggal/bekerja. Artikel keislaman pun sangat mudah diakses di dunia maya/internet. Jadi tak ada alasan “tidak tahu” atas suatu kewajiban yang diperintahkan Alloh atau atas suatu hal yang dilarang Alloh. Bukan jamannya lagi “tidak tahu” dijadikan sebagai alasan pembenaran atas suatu pelanggaran aturan syara. Sebagai contoh, saat sekarang rasanya tidak mungkin ada seorang muslimah yang tidak tahu kewajibannya menutup aurat. Apalagi bagi mereka yang tinggal di kota. Namun kenyataannya masih amat banyak muslimah yang justru memamerkan keindahan auratnya. Penyebabnya cuma satu: tidak bersegera dalam kebaikan dan menerima seruan Alloh. Jadi bukan karena “tidak tahu” tapi lebih karena “tidak mau tahu”.

 

Bersegera dalam kebaikan semoga bisa menjadi denyut jantung setiap muslim. Kala tahu ada kewajiban yang belum tertunaikan, ia segera melakukan. Saat tahu ada perbuatannya yang salah, ia segera bertobat. Tanpa menunggu tua. Karena usia adalah rahasia Alloh. Kematian bisa datang kapan pun tanpa pernah diduga. Cukuplah nasihat kematian sebagai motivasi untuk bersegera dalam kebaikan. Bersegera dalam menyambut seruan Alloh SWT. Semoga Allah karuniakan kita kmudahan untuk bersegera berbuat kebaikan yg terbaik yg diridhai dan diberkati Allah sampai akhir hayat.                 

 Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh.

Abdul Gaffar