YPIT Mutiara

Meraih Berkah, Manfaat dan Kebaikan bulan Ramadhan

بِسْـــــــــــمِاللهِالرَّحْمَنِالرَّحِيْـــــــمِ

السَّلاَمُعَلَيْكُمْوَرَحْمَةُاللّهِوَبَرَكَاتُهُ


Bapak-Ibu sahabat sehati yang dirhmati Allah, pastikan komitment kita di hari keenam Ramadhan yang penuh dengan berkah, ampunan dan pemebasan dari api neraka, menjadikan kita  semakin istiqamah meningkatkan Iman dan Taqwa serta Amal Shaleh untuk meraih Ridha Allah beserta AmpunanNYA dengan selalu bersyukur dan saling berbagi untuk meraih kebahagiaan yang hakiki dunia akherat.

Muslim yang cerdas mengetahui bagaimana caranya meraih berkah, manfaat dan kebaikan bulan Ramadhan. Dalam setiap hari, jam, menit dan detiknya.

Untuk meraih hal demikian dibutuhkan program amal shaleh yang harus  ilaksanakan setiap muslim dalam mewujudkannya di bulan mulia ini. Dengan program ini,diharapkan kita bisa mengevaluasi sejauh mana efektivitas ibadah Ramadhan berdampak pada peningkatan keimanan dan keshalehan.

Di antara program amal shaleh adalah :

Pertama, Program Jutaan Kebaikan Ramadhan

Membaca Al Quran tiga Juz satu hari. Imam At Tirmidzi dalam hadits Hasan Shahih dari Abdullah bin Masud ra. meriwayatkan, Rasulullah saw. bersabda:
Barangsiapa membaca satu huruf dari kitabullah, baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat. Saya tidak mengatakan alif lam mim itu satu huruf,namun alif satu huruf,lam satu huruf,dan mim satu huruf.

Sederhananya kita bisa katakan: satu juz Al quran kira-kira berjumlah 7000 huruf x satu huruf dengan 10 kebaikan x pahala 70 kewajiban = 4.900.000 (empat juta sembilan ratus ribu) kebaikan. Kita bisa membaca satu juz dalam waktu kira-kira 40 menit paling lama.

Jika kita mampu mengkhatamkan Al Quran satu kali saja di bulan Ramadhan, maka Anda biidznillah meraih 147 juta kebaikan. Jika Anda mengkhatamkan tigakali : 147 x 3 = 441 juta kebaikan,  padahal Allah swt. melipat gandakan pahala kepada siapa saja yang dkhendaki-Nya.

Kedua, Program Terhindar dari Neraka dan Penyakit Nifaq

Program ini akan kita raih dengan selalu menjaga shalat lima waktu di masjid dengan mndapatkan takbiratul ihram awal imam. Sebagaimana sabda Rasulullah saw.: Barangsiapa yang shalat krena Allah empat puluh hari secara berjamaah dengan mendapatkan takbiratul ihram pertama imam, maka ia dipastikan akan terhindar dari dua hal: terhindar dari api neraka dan terhindar dari penyakit nifaq atau munafiq.
Seorang generasi Tabiin, Said bin Al Musayyib berkata:
Tidaklah seorang muadzin mngmndangkan adzan selama tiga puluh tahun, kecuali saya sudah berada di dalam masjid.

Ketiga, Program 30 Kali Haji dan Umrah Yaitu dengan menunggu di masjid setelah shalat berjamaah Subuh sampai terbit matahari dengan mlakukan shalat dua rekaat Dhuha. Imam At Tirmidzi meriwayatkan dengan hadits Hasan bahwa Rasulullah saw. bersabda:

Barangsiapa yang shalat Shubuh berjamaah kemudian ia duduk berdzikir kepada Allah sampai terbit matahari, kemudian ia melaksanakan shalat dua rakaat, maka baginya seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna.

Keempat, Program Doa Makbul

Dengan cara melaksanakan seruan Allah swt. Dan Tuhan kalian berfirman: Berdoalah kpd-Ku, Pasti Aku kabulkan permintaan kalian. Ghafir:60 Hadits Nabi saw.:

Tiga kelompok yang tidak akan ditolak doanya: Orang yang berpuasa sampai ia berbuka. Pemimpin yang adil. Dan doa orang yang teraniaya. Allah menyibak awan dan membuka pintu-pintu langit seraya berfirman: Demi kemulian-Ku dan keagungan-Ku, pasti Aku tolong kamu, walau setelah beberapa waktu. Ahmad dan At Tirmidzi

Maka khususkan kita berdoa dalam setiap hari sepertiga jam (20 menit) sebelum buka puasa. Kita menyibukkan diri dengan menghadap kiblat,kita angkat kedua tangan ke langit, memohon kpda Tuhanmu dengan penuh ikhlas, rendah diri, penuh harap dan penerimaan. Kalau perlu kita menyiapkan runtutan doa yang akan kita baca. Kita berdoa untuk diri sendiri,keluarga, teman serta umat muslim yang tertindas seperti di Palestina, Iraq, dan Afghanistan dan setiap penjuru umat muslim.

Kelima, Program lebih 90 Rumah di Surga

Imam Muslim meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda:
Tidaklah seorang hamba muslim yang melaksanakan shalat karena Allah setiap hari berjumlah 12 rakaat sunnah selain yang wajib, kecuali Allah membangunkan baginya rumah di surga.

Ini artinya Anda shalat sunnah sehari semalam 47 rakaat selain shalat wajib. Cara pelaksanaannya demikian:

* Menjaga melaksanakan shalat sunnah 12 rakaat (Shalat sunnah qabla shubuh 2 rakaat,qabla dan ba'da dzuhur 4 rakaat, qabla Ashar 2 rakaat, ba'da maghrib 2 rakaat, dan ba'da isya' 2 rakaat)
* Melaksanakan shalat tarawaih dan witir minimal 11 rakaat
* Melaksanakan shalat sunnah lainnya, seperti:

1. Shalat Dhuha 4 rakaat
2. Shalat tahiyatal masjid 10 rakaat (2 rakaat,setiap 5 waktu)
3. Shalat ba'da wudhu 10 rakaat (2 raakaat setiap kali selesai berwudhu)
Jumlahnya 47 rakaat, jumlah ini sepadan dengan lebih 3 rumah di surga setiap hari, atau lebih 90 rumah sepanjang bulan.

Keenam, Program Penghapusan Dosa

Dengan cara menunaikan umrah dan berziarah ke dua kota suci: Makkah dan Madinah.Diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim bahwa Rasulullah saw. bersabda: Dari umrah satu ke umrah yang lain, menghapus kesalahan antara waktu keduanya, jika tidak melakukan dosa besar.

Apalagi umrah di bulan Ramadhan yang memiliki pahala khusus, Rasulullah saw. bersabda: Umrah di bulan Ramadhan sebanding dengan haji. Dalam riwayat yang lain: Sebanding haji bersamaku. Bukhari dan Muslim

Ketujuh, Program Rumah Masa Depan

Dengan cara kita membagi anggota keluarga dalam semalam menjadi beberapa kelompok. Satu orang di antara mereka berjaga satu jam, kemudian membangunkan orang sesudahnya, ia bergantian untuk tidur. Buatlah jadwal dan pasang di dinding. Sehingga dengan demikian anggota keluarga sebenarnya shalat semalam suntuk di rumah. Betapa besar keutamaan dan kemuliaan yang akan diraih. Allah berfirman:

Dan sebagian malam, maka shalat tahajudlah sebagai ibadah nafilah kamu. Mudah-mudahan Allah membangunkan bagimu tempat yang terpuji. Al Isra:79

Anas bin Malik ra membagi malamnya menjadi tiga bagian: Ia bangun dan shalat di sepertiga malam awal. Kemudian ia membangunkan istrinya untuk shalat di sepertiga malam kedua. Kemudian istrinya membangunkan putrinya satu-satunya untuk melaksanakan shalat di sepertiga akhir. Ketika istrinya meningggal, Anas membagi malamnya menjadi dua bagian: ia shalat malam di separuh malam pertama, kemudian ia membangunkan putrinya untuk shalat malam di separuh malam terkahir. Ketika Anas meninggal dunia, putrinya berjuang untuk menghidupkan malam seluruhnya.

Kedelapan, Program Malam Sepanjang Umur

Dengan menghidupkan malam lailatul Qadar. Malam di mana Al Quran diturunkan di dalamnya.

Semoga dengan kesungguhan kita mengaloksikan waktu khusus di dua puluh malam terakhir Ramadhan, Allah karuniakan kita kemudahan meraih malam lailatul qadar yang nilainya lebih baik dari 1000 bulan.

Selamat merealisasikan Program Amal shaleh di bulan Ramadhan untuk meraih Berkah, Manfaat dan Kebaikan bulan Ramadhan.

Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain (HR. Ahmad, Thabrani, Daruqutni).

 

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Abdul Gaffar