YPIT Mutiara

Student's blog

17 Maret 2014 In Ruang Siswa

Belajar di sekolah, udah. Belajar di bimbel udah. Masih harus belajar lagi ya di luar dua tempat itu? Yaah, tergantung kebutuhan sih sebenernya. Klo Kalian mau punya pemahaman yg maksimal soal tema-tema yang dipelajarin, ya harus lebih jungkir balik lagi belajarnya. Klo memang cuma untuk menghafal trus bisa jawab soal demi nilai bagus saja, yaah bisa saja belajar kebut semalam. Tapi besok-besok dijamin lupa lagi hafalannya. Nah, kalau memang kebutuhannya selain nilai bagus tapi juga supaya bisa menguasai materi pelajaran dalam waktu lama, belajar di luar kelas atau bimbel berarti kalian butuhkan.

Sekarang masalahnya, yang efektif tuh yang seperti apa? biar cepat bisa menyerap pelajaran di luar sekolah/bimbel? Apa harus bertapa dulu? Tunggu wangsit dulu? Sendirian atau kelompok? Nah ini nih yang mau kita bahas kali ini. Belajar tuh mending sendiri atau kelompok yah? Mari kita bahas bareng-bareng.

Secara sekilas kalau kita dengar soal mending belajar sendiri atau dalam kelompok, kita otomatis langsung jawab, enakan dalam kelompok lah! Tugas lebih cepat selesai. Eits tunggu dulu. Lagi-lagi yg namanya preferensi itu pasti selalu terkait sama dua hal: 1) kepribadian, 2) hakikat dari tugas tersebut. Ribet yah? Nggak kok. Yg pertama itu berhubungan sama kecenderungan seseorang untuk lebih senang belajar sendiri, ada juga yang lebih cenderung senang belajar kelompok. Kalo yg kedua, menentukan belajar sendiri atau kelompok itu ya harus disesuaikan sama jenis tugas ataupun tujuan pembelajaran yang ditentuin sama guru.

Kalau tugas atau bahan pelajarannya itu butuh analisis yang mendalam, ada baiknya dilakukan kelompok. Toh banyak otak banyak ide kan? Tapi klo tugas ataupun materi pelajarannya lebih bersifat superficial atau cuma sekadar pemahaman yang tidak perlu proses analisis mendalam, belajar sendiri tentunya lebih efektif, soalnya minim distraksi (gangguan) untuk memahami hal tersebut. bukan sekadar tugas/belajar jadi lebih cepet, tapi juga berhubungan dengan efektivitas penyelesaian tugas tersebut.

Sekarang kita telusuri lagi nih, keuntungan-keuntungan dan kerugian-kerugian dari kedua metode belajar tersebut. Kira-kira mana yang paling pas sama kepribadian kalian dan situasi yang sedang kalian alami.

KEUNTUNGAN BELAJAR SENDIRI


1.Lebih Fleksibel

Keuntungan utama dari belajar sendiri adalah ya yang satu ini, fleksibel. kalian mau belajar kapan aja, belajar pelajaran apa, mau pake alat bantu apa, terserah. Sesuai yang menurut kalian nyaman aja. Suka belajar tengah malem, Belajar subuh. Kapanpun. Mau belajar di meja bisa. Belajar sambil tengkurap di karpet boleh. Bebas! Terus juga mau sambil denger mp3 atau diselingin nonton TV, ya bebas bebas aja.

2.Melatih intelektualitas diri sendiri

Nah, di poin yang kedua ini, belajar sendirian itu bisa juga, untuk melatih kecerdasan diri kita. Dalam hal ini yaitu kemampuan pemecahan masalah. Kalau belajar sendirian, kalian akan mencoba buat mecahin macam-macam permasalahan yang kalian hadapi waktu belajar atau ngerjain tugas, sendirian. kalian bakal ngembangin berbagai macam cara pemecahan masalah yang mungkin aja bisa lebih efektif dan efisien untuk permasalahan tertentu, lalu mungkin juga bakal menggabungkan beberapa cara pemecahan tersebut untuk permasalahan yang lebih rumit.

3.Lebih Fokus dan Sesuai Rencana

Belajar sendiri itu membantu kita untuk tetap fokus sama bahan pelajaran yang pingin kita dalami. hanya saja hal ini ada syaratnya, keadaan lingkungan tempat kita belajar harus dalam keadaan tenang. Klo di rumah, misalnya, ya ga boleh diganggu sama ortu, adik, kakak, atau tukang nasi goreng yang lewat. Selain itu, belajar sendiri juga bagus buat kita dalam hal menentukan rencana belajar yang efektif. Bab mana yang harus kita pelajari, bab mana yang belom kita kuasain, yg mana yang mau kita lewati. Jadinya kita bisa belajar sesuai dengan apa yg benar-benar kita perluin. tidak buang-buang banyak waktu.

KERUGIAN BELAJAR SENDIRI


1.Tidak ada proses pertukaran ide

Belajar sampai pusing udah, semedi udah, tapi kok mentok yah? Nah hal ini bisa aja nih gara-gara bahan yang kalian hadapi itu membutuhkan proses analisis yang cukup rumit, yang mana ga bisa kalian seleseikan sendirian tanpa bantuan orang lain. Nah kejadian seperti inilah yang membuat belajar kelompok lebih berguna.

2.Tidak ada acuan terhadap performa belajar siswa lain

Belajar sendiri santai tiba-tiba temen-temen udah pada jago aja. Akhirnya rendah diri, setres, trus males belajar. Nah yang seperti ini nih yang sebenernya bisa ditanggulangi dengan sesekali belajar kelompok bersama teman-teman.

3.Banyaknya Distraksi (gangguan)

sedang enak-enak baca materi pelajaran tiba-tiba ada BBM, ada whatsapp, ada SMS, ada film oke di TV. Kapan belajarnya? Ini dia masalah paling umum yang dihadapi kita kalau belajar sendirian di rumah.

KEUNTUNGAN BELAJAR KELOMPOK

1. Membantu mengurangi prokrastinasi

Prokrastinasi itu apa sih?! Yah, gampangnya gini aja deh, kita punya tugas yang harus diselesaikan minggu depan, tapi sebelom H-1, kita cenderung untuk bilang dalem hati: “aah besok aja deh”, “nanti lah kerjainnya, mau main game dulu barang sepukul dua pukul”. Nah gejala ini udah termasuk gejala prokrastinasi nih. Dengan belajar kelompok, gejala ini bisa ditanggulangin, karena kita bekerja dengan orang lain berarti tenggat waktunya juga ga bisa seenak jidat kita yg tentuin sendirian. Kita sebisa mungkin harus patuh dan kompromi terhadap aturan-aturan kelompok.

2. Dapat sudut pandang yang beda

Ini yang jadi keunggulan utama dalam belajar kelompok. Belajar kelompok bikin kita dengerin banyak sekali masukan-masukan dari sudut pandang yang berbeda2. Hal ini bisa membuat pemahaman yang lebih kaya mengenai topik yang lagi kita pelajari.

3. Mengembangkan kemampuan-kemampuan baru di luar pelajaran

Selain menambah pengetahuan dan memperluas sudut pandang, belajar kelompok juga membuat kita makin jago dalam kemampuan untuk berdiskusi, berdebat, menulis catatan diskusi, terus juga bisa meningkatkan kemampuan berorganisasi kita. Kok bisa? Lah iya, dalam sebuah kelompok, apapun kelompoknya, pasti ada kecenderungan untuk berorganisasi. Pasti ada yang muncul jadi pemimpin. Ada juga yang jadi pengikut doang. Ada juga yg kerjaannya cuma ngetik doang, ada yang mikir doang, dsb. Nah, dengan kondisi ini, kita bisa ngelatih kemampuan organisasi kita. Contohnya kemampuan untuk negosiasi, untuk ngelobi, untuk patuh terhadap peran, untuk bisa me-manage anak buah, dan sebagainya.

 4.Menambah Teman

Belajar kelompok juga bisa menambah teman/lebih akrab dengan teman, karena kita jadi sering bertemu dan terjadi pertukaran pikiran jadi kita bisa lebih dekat dengan teman

KERUGIAN BELAJAR KELOMPOK

1.Cenderung Melakukan Kegiatan yang tidak berhubungan dengan tugas/topik

Ketika sedang belajar kelompok, ada teman kita yang cerita tentang berita di televisi hari ini, terus kita jadi terbawa topik berita tersebut dan melupakan tugas.

2.Kita jadi terpengaruh teman kita yang tidak serius dalam kelompok

Didalam Belajar kelompok pasti ada teman kita yang tidak serius dalam kelompok, lalu dia mengajak ngobrol yang lain dan akhirnya terpengaruh.

3.Numpang Nama

Biasanya ini terjadi sama anak-anak yang malas, mereka maunya dapat nilai tapi waktu belajar kelompok dia gak mau kerja. semoga kalian gak seperti itu yah.

Anda disini: Home Blog Items filtered by date: Maret 2014